Mudik Naik Fortuner, Nyaman Jarak Jauh Berkat Mesin Tangguh dan Kabin Luas

Posted on

Mudik sudah menjadi agenda tahunan masyarakat Indonesia saat menjelang hari raya besar seperti Lebaran. Tradisi pulang ke kampung halaman ini identik dengan perjalanan jarak jauh. Sehingga membutuhkan kendaraan nyaman, tangguh dan mampu membawa seluruh anggota keluarga. Banyak opsi mobil Toyota yang patut dipertimbangkan. Salah satunya mudik naik Fortuner.

Baca Juga: Toyota Raize di Tanjakan, Performa Turbo Jadi Andalan

Mudik Naik Fortuner, Nyaman Jarak Jauh Berkat Mesin Tangguh dan Kabin Luas
Mudik naik Toyota siap temani setiap kilometer perjalanan pulang ke kampung halaman. Foto: Istimewa

Mudik Naik Fortuner dan Daya Tariknya

Sebagai SUV andalan Toyota, Fortuner hadir dalam beberapa varian mesin. Mulai dari diesel 2.4 liter, bensin 2.7 liter, hingga diesel 2.8 liter. Di antara pilihan tersebut, tipe diesel 2.4 liter menjadi yang paling umum masyarakat Indonesia miliki. Selain terjangkau, produk otomotif ini menawarkan keseimbangan antara performa sekaligus efisiensi.

Toyota Fortuner 2.4 membawa mesin 2GD-FTV 2.400 cc diesel. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimal sekitar 149,6 HP (150 PS) pada 3.400 RPM. Sementara torsinya di kisaran 400-408 Nm pada 1.600-2.000 RPM.

Karakter mesin turbo diesel ini sangat cocok untuk perjalanan mudik karena kuat di putaran bawah. Artinya, sangat membantu saat melewati tanjakan atau membawa beban penuh. Pilihan transmisi otomatis 6-percepatan maupun manual pun turut memberikan fleksibilitas sesuai preferensi pengemudi.

Kabin Cukup Lapang

Fortuner 2.4 tersedia dalam tipe G, VRZ dan GR Sport dengan dimensi seukuran. Panjangnya 4.795 mm, lebar 1.855 mm, serta tinggi 1.835 mm. Wheelbase 2.745 mm dan ground clearance 220–225 mm membuatnya tidak hanya gagah, tetapi juga memberikan ruang kabin lega.

Berdasarkan ulasan dari kanal YouTube Kacamata Andi Pras, ruang di baris kedua dan ketiga tergolong lapang. Penumpang dengan tinggi badan sekitar 150-170 cm masih memiliki ruang kaki leluasa. Kelapangan tersebut memungkinkan penumpang dapat selonjoran untuk mengurangi kebas atau pegal akibat kaki terlalu lama menekuk. Dengan konfigurasi 7 penumpang, naik Fortuner cocok untuk mudik keluarga besar. Kursinya juga ergonomis membantu menjaga kenyamanan selama perjalanan berjam-jam.

Selain itu, sistem pendingin dengan ventilasi hingga ke bagian belakang membuat distribusi udara tetap merata. Fitur tersebut sangat penting saat mudik di cuaca panas. Fitur tambahan seperti start-stop engine dan sistem hiburan layar sentuh juga membantu meningkatkan kenyamanan perjalanan. Terutama jika membawa anak-anak, sistem hiburan dapat menjaga suasana tetap menyenangkan.

Dalam hal kapasitas barang, Fortuner juga unggul. Mudik identik dengan bawaan yang lebih banyak. Mulai dari koper hingga oleh-oleh. Dimensi besar mobil mendukung ruang bagasi yang cukup luas. Hasilnya barang tidak perlu menumpuk di kabin.

Rangka Kokoh dan Stabilitas di Berbagai Jalan

Keunggulan lain mudik naik Fortuner adalah penggunaan struktur ladder frame. Rangka ini kuat dan tahan terhadap berbagai kondisi jalan. Ideal untuk perjalanan lintas kota hingga daerah dengan infrastruktur yang terkadang kurang mulus.

Beberapa varian juga menawarkan sistem penggerak 4×4. Hal yang mampu memberikan keunggulan tambahan saat melintasi jalur pegunungan, jalan berbatu, atau kondisi medan licin. Tak lupa teknologi keselamatan Toyota Safety Sense yang mencakup berbagai sistem bantuan pengemudi. Termasuk peringatan tabrakan depan, lane departure alert, hingga adaptive cruise control.

Perbandingan Pajero vs Fortuner untuk Perjalanan Jarak Jauh

Jika membandingkan Pajero dengan Toyota Fortuner untuk perjalanan jarak jauh seperti mudik, keduanya sebenarnya berada di kelas yang sangat mirip. Baik dari sisi kapasitas mesin maupun harga, keduanya tidak memiliki perbedaan terlalu jauh.

Mesin diesel yang digunakan juga sama-sama mengandalkan teknologi turbo untuk menghasilkan tenaga besar dan torsi kuat. Sehingga cocok untuk perjalanan lintas kota. Namun, dari sisi performa, Pajero Sport umumnya terasa lebih responsif dan bertenaga. Akselerasinya cenderung cepat, terutama saat menyalip kendaraan di jalan tol.

Di sisi lain, Fortuner memiliki keunggulan dalam efisiensi bahan bakar. Berdasarkan hasil pengujian, Fortuner terbukti sedikit lebih hemat dari Pajero Sport. Untuk rute dalam kota dengan kondisi stop-and-go, Fortuner mampu mencatat konsumsi bahan bakar sekitar 12,2 km per liter. Sedangkan Pajero Sport berada di angka 12 km per liter.

Perbedaan mulai terasa lebih jelas saat di rute luar kota atau jalan tol. Dalam kondisi ini, Fortuner mampu mencapai konsumsi bahan bakar sekitar 16,4 km per liter. Di sisi lain, Pajero Sport berada di angka 14,8 km per liter.

Baca Juga: Toyota Corolla Cross, SUV Hybrid yang Irit dan Ramah Lingkungan

Secara keseluruhan, mudik naik Fortuner bisa jadi opsi menarik. Mesin tangguh sekaligus irit bahan bakar membuat perjalanan di berbagai medan terasa nyaman dan menyenangkan. Kombinasi fitur serta teknologi keselamatan mumpuni turut membuat pengalaman mudik bersama keluarga semakin seru.